Kamis, 26 April 2012


Analisis Jurnal sesuai dengan petunjuk penulisan naskah :
AKSES PEKERJA PEREMPUAN BANTUL DALAM PEMULIHAN EKONOMI PASCA BENCANA
Eko Hartanto
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma

Ø  Judul
Didalam petunjuk penulisan naskah, nama penulis harus mencantumkan alamat penulis lengkap dengan emailnya sedangkan didalam jurnal ini tidak terdapat alamat email penulis.

Ø  Abstrak
Didalam abstrak sudah memuat tujuan, metode penelitian, dan hasil kata kunci yang digunakannya pun tidak lebih dari 5 kata. Dapat dikatakan abstrak dalam penulisan ini sudah sesuai dengan petunjuk penulisan naskah.

Ø  Pendahuluan
Pendahuluan dalam penulisan ini sudah sesuai dengan petunjuk penulisan naskah.

Ø  Tinjauan Pustaka
Dalam menuliskan kutipan, penulis sudah konsisten namun proporsi dari penjelasan kutipan terlalu banyak dan panjang. Contohnya : “Penelitian Sajida dan Sabir Alvi (2002) memfokuskan pada pengembangan karier perempuan Indonesia terutama perempuan yang telah memperoleh kesuksesan dalam kariernya. Penelitiannya dilakukan melalui interview yang mendalam terhadap sekelas orang perempuan Indonesia yang dinilai berhasil dalam membangun karir mereka mencapai puncak karirnya. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan seseorang dalam membangun karirnya dapat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor; antara lain faktor mikrosistem yang meliputi keluarga, rumah, sekolah, proses sosialisasi dan sistem nilai dan kepercayaan. Dari penuturan para perempuan tersebut nampak bahwa pengaruh lingkungan pendidikan dan pengalaman mereka pada masa kanak-kanak termasuk dalam hal ini adalah contoh nyata dari orang tua dan keluarga serta kelas sosial keluarga sangat besar andilnya terhadap keberhasilan mereka meraih puncak karir. Para perempuan yang berhasil dalam karirnya ditemukan memiliki cara-cara yang kreatif untuk memadukan beberapa peran yang mereka emban : peran sebagai perempuan, sebagai profesional, sebagai istri, dan juga sebagai ibu bagi anak-anak mereka. Seperti umumnya perempuan Indonesia, mereka juga memiliki komitmen yang kuat terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan keluarga.”

Ø  Metode Penelitian
Dalam metode penelitian, pengukuran konsep, metode pemilihan sampel dan pengumpulan data penelitian sudah cukup jelas. Namun, teknik analisis belum dapat menggambarkan secara rinci mengenai teknik penelitian.

Ø  Hasil dan Pembahasan
Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini hanya memuat sekitar 20% dari proporsi penulisan yang seharusnya paling tidak 50% dari penulisan. Dalam proporsi penulisan ini, lebih banyak memuat tinjauan pustaka. Selain itu, pembuatan tabel terlalu banyak memakai garis sehingga terlihat 'boros'.

Ø  Kesimpulan dan Saran
Dalam kesimpulan, sudah memuat jawaban dari tujuan penelitian. Hasil penelitian dipaparkan secara ringkas dan jelas seperti “Pekerja perempuan dalam penelitian ini telah mempunyai akses yang besar untuk meningkatkan posisi pekerjaannya yaitu 53% lebih sudah mempunyai usaha sendiri yang berawal dari keahliannya sebagai pengrajin dengan keuletan mengembangkan kemampuan diri hingga berhasil membangun usaha kerajinan sendiri”.
Dalam saran yang disampaikan sudah cukup baik dengan memotivasi pembaca untuk melakukan penelitian didaerah lain yang tertimpa musibah bencana alam.

Ø  Daftar Pustaka
Daftar pustaka sudah disusun berdasarkan alphabetic namun ada beberapa yang tidak sesuai urutan penulisan naskah seperti “Wijaya, Krisna, 2007, Ekonomika Banjir, Kompas, selasa, 6 Februari 2007 : 21 “


Kelompok Diskusi Kelas 3EA01
Nama : Husen
            Novie Ayu Anggraeni
            Silvi Oktavia Wahyuni
            Wiyana Nurulita

Minggu, 04 Maret 2012

PARAGRAF DEDUKTIF


Paragraf Deduktif adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di awal paragraph.
Contoh Paragraf Deduktif
Ada 7 fakta unik dan menarik dari buah mangga. Pasti diantara kalian sangat menyukai buah yang satu ini. Rasanya manis bila sudah masak, tapi masam apabila belum, itulah Buah Mangga. Fakta pertama, tanaman mangga aslinya berasal dari India, namun sekarang telah menyebar ke seluruh dunia. Alasan utama buah ini sangat populer karena sangat mudah tumbuh dan rasanya yang bisa dibilang unik daripada buah lain. Fakta kedua, di berbagai belahan dunia, mangga biasa dimakan sebagai buah serta makanan pelengkap. Buah ini mengandung enzim dengan serat seperti yang kita temukan pada buah pepaya. Buah mangga juga mengandung banyak beta-Karoten yang oleh tubuh diubah menjadi vitamin A. Fakta ketiga, buah mangga memiliki kandungan Vitamin C yang jauh lebih banyak daripada buah Jeruk. Fakta keempat, Buah mangga dapat membantu mencegah penyakit kolestrol karena mengandung pectin yang tinggi. Fakta kelima, Biasanya buah mangga dipetik dari pohonnya ketika masih hijau atau setengah matang lalu disimpan di suatu tempat selama beberapa hari agar matang sendiri. Biasanya proses penyimpanan ini berlangsung selama 2 hingga 3 hari, tergantung dari kondisi buah ketika dipetik. Fakta keenam, Membakar daun, batang, atau ranting dari tanaman mangga sangat tidak dianjurkan karena pada bagian tersebut biasanya sering terdapat berbagai jamur beracun yang apabila terkena mata atau kulit dapat menyebabkan iritasi yang serius. Fakta ketujuh, Daun Buah mangga ternyata mengandung racun dan apabila dimakan oleh ternak dapat berpotensi membunuh mereka.

By Husen
Sumber lainnya :  http://kolom-inspirasi.blogspot.com/2011/11/7-fakta-unik-buah-mangga-yang-enak.html

PARAGRAF INDUKTIF


Paragraf Induktif adalah paragraf yang gagasan utamanya terletak di akhir paragraf.
Contoh Paragraf Induktif
Diantara kalian, pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kucing. Tentu saja, hewan lucu yang menggemaskan ini banyak disukai oleh kebanyakan orang untuk dipelihara atau sekedar hoby. Bahkan, banyak diantara mereka yang memelihara hewan ini pun berani menggelontorkan uangnya untuk sekedar mempercantik kucing kesayangan mereka agar menang dalam kontes. Namun, banyak diantara mereka yang menyukai kucing tidak tahu beberapa fakta unik dari hewan kesayangan mereka tersebut. Kucing memiliki umur rata-rata 15-16 tahun, bahkan ada seekor kucing betina yang hidup hingga usia 32 tahun di AS. Selain itu, kucing tidak dapat melihat pada kegelapan total, akan tetapi ketajaman matanya pada malam hari sangat baik. Mata kucing memiliki lapisan perefleksi cahaya yang disebut tapetum yang dapat berfungsi untuk memperkuat cahaya yang masuk retina. Cakupan pandangan kucing mencapai 185 derajat. Kelenturan tubuh kucing sangat menakjubkan, kaki depannya dapat diputar ke segala arah dan setengah bagian tubuhnya dapat bergerak ke arah yang berlawanan. Kucing dapat melompat ke ketinggian 5 kali tinggi badannya. Kucing tidak memiliki collarbone, sehingga memungkinkan masuk melewati celah selebar kepalanya. Itulah beberapa fakta unik dan menarik dari kucing kesayangan anda. Unik dan menarik bukan ^^

By Husen 
Sumber lainnya :  http://terselubung.blogspot.com/2010/12/fakta-fakta-unik-tentang-kucing.html

Minggu, 13 November 2011

Review Jurnal Internasional


Ketidaklengkapan Kredit Pasar dan Komoditi
Perilaku Pemasaran
Emma C. Stephens, Christopher B. Barrett

Abstrak
Kami menggunakan model teoritis sederhana dari partisipasi pasar musiman di hadapan kendala likuiditas dan biaya transaksi untuk menjelaskan teka teki 'menjual rendah, beli tinggi' di mana beberapa rumah tangga tidak mengambil keuntungan dari inter-temporal arbitrase harga melalui penyimpanan dan menjual hasil pascapanen dengan harga lebih rendah dari harga yang diamati untuk pembelian singkat di musim berikutnya. Kami menguji model kami dengan data dari Kenya barat menggunakan estimasi kemungkinan maksimum dari model pemilihan sampel multivariat partisipasi pasar. Akses ke pendapatan di luar pertanian dan kredit memang tampaknya mempengaruhi penjualan tanaman dan perilaku pembelian dengan cara yang konsisten dengan pola hipotesis.

Pendahuluan
Biasanya, ketajaman fluktuasi harga musiman adalah karakteristik umum dari pasar biji-bijian pokok di banyak negara berkembang (Sahn, 1989). Namun, banyak petani tampaknya tidak mengambil keuntungan dari peluang jelas inter-temporal arbitrase yang dibuat berdasarkan prediksi variasi harga musiman komoditas yang dapat disimpan. Sebaliknya, mereka sering menjual output mereka dengan harga rendah pascapanen dan membeli kembali komoditi yang identik beberapa bulan kemudian untuk harga yang jauh lebih tinggi daripada yang mereka terima pascapanen.
Ada beberapa kandidat alasan yang mungkin dapat menjelaskan teka teki ini 'menjual rendah, beli tinggi', yang jelas bertentangan dengan ketidakpaksaan, perilaku inter-temporal memaksimalkan keuntungan (di mana, lihat Williams dan Wright, 1991). Pertama, ketidaksabaran bisa menyebabkan tingkat penyimpanan yang sangat rendah dari komoditas pokok. Namun, harga musiman meningkat sering begitu jauh melebihi suku bunga lokal yang berlaku bahwa penjelasan ini tampaknya sering tidak masuk akal. Sebagai contoh, di Kenya pada tahun 2002-2003 tanaman tahunan rata-rata berunah pada harga jagung di tiga pusat pasar yang besar (Bungoma, Kisumu dan Nairobi) adalah 44%, sedangkan suku bunga bank deposito rata-rata hanya 5% (Bank Sentral Kenya , 2004; IGAD, 2007).

Kerangka Teoritis
Rumah tangga pertanian dalam penelitian ini diasumsikan untuk memaksimalkan utilitas yang diharapkan mereka konsumsi di pertanian biji-bijian yang diproduksi dan barang konsumsi lainnya yang harus dibeli dengan uang tunai di pasar. Karena sifat musiman dari produksi pertanian, rumah tangga harus memutuskan bagaimana untuk memenuhi konsumsi kebutuhan baik dalam masa panen setiap tahun, ketika rumah tangga produksi gandum direalisasikan, seperti halnya pada periode selanjutnya 'singkat' yang jatuh antara panen gandum berturut-turut. Dimulai dengan pekerjaan yang ada, seperti Model Saha (1994) dua periode rumah tangga, kami memperkenalkan implikasi dari kedua kendala likuiditas dan biaya transaksi pemasaran pada dua periode musiman masalah optimasi rumah tangga. Kombinasi yang ada dua periode model rumah tangga dengan partisipasi pasar dan literatur kendala kredit menjadi model tunggal membuatnya mudah untuk membedakan dinamika pasar yang berbeda antar tahun partisipasi untuk kredit dan non-kredit dibatasi dan mengidentifikasi beberapa konsekuensi seperti pola pemasaran dengan cara yang sebelumnya tidak dibahas dalam partisipasi baik pasar atau literatur musiman.

Biaya Transaksi, Pilihan Partisipasi Pasar dan Musiman

Biaya transaksi non-sepele untuk partisipasi pasar adalah seluas kendala likuiditas di daerah pedesaan di negara-negara berkembang dan juga menciptakan diskontinuitas dalam perilaku yang dapat diamati.
Untuk meringkas, mengingat sifat musiman dari harga komoditas dapat disimpan, yang biasanya jatuh pada saat panen dan naik terus dan dapat diprediksikan selama musim singkat, perilaku 'menjual rendah' jelas ternyata baik pada primitif sederhana dari tingkat diskonto tinggi atau kerugian penyimpanan, seperti didiskusikan sebelumnya, atau likuiditas kendala yang mengikat selama periode panen. Ini jelas bukan kondisi di mana-mana, tetapi dapat terjadi dengan beberapa frekuensi karena beberapa kombinasi dari panen yang buruk, permintaan yang sangat inelastis untuk non-butir item seperti biaya sekolah, atau medis atau seremonial (misalnya pemakaman, pernikahan atau festival keagamaan) biaya, masing-masing yang secara efektif mengurangi pendapatan tambahan ke titik yang jatuh di bawah Y * (α). Rumah tangga berpendapatan lebih tinggi sehingga akan lebih kecil kemungkinannya untuk menjual di nilai terendah pasca panen dan mereka yang luar biasa tinggi ketidakbijakan biaya akan paling mungkin.
Fenomena 'beli tinggi', sebaliknya, tergantung pada biji-bijian laten dikurangi persediaan ditambah dengan harga tinggi musim
singkat. Hal ini terutama mungkin jika rumah tangga berhenti memegang gudang gandum dan stok keluar karena kendala kredit mengikat. Dalam kasus rumah tangga individu, rumah tangga likuidasi toko untuk memenuhi persyaratan konsumsi dapat menyebabkan lonjakan harga ekstrim dalam bayangan rumah tangga untuk gandum. Jika hal ini terjadi di musim singkat, yang nampaknya karena penghasilan utama realisasi pada periode panen, maka dapat mendorong kredit dibatasi, butiran-menghasilkan rumah tangga untuk menjadi pembeli biji-bijian, meskipun harga yang diharapkan tinggi. Jadi efek dari kendala kredit ditransfer ke partisipasi perilaku pasar seluruh waktu antara realisasi panen dan dapat menyebabkan penjualan rasional pada harga rendah dan pembelian selanjutnya dari komoditi yang sama dengan harga lebih tinggi. Model bergaya membawa ke bantuan mencolok pilihan pemasaran gabah cukup berbeda diharapkan dari rumah tangga likuiditas terbatas dan likuiditas-tak terbatas. Sementara pekerjaan yang ada pada partisipasi pasar telah menyoroti pentingnya biaya transaksi dan interkoneksi yang rumit antara kegiatan pasar dan non-pasar (de Janvry et al, 1991;.. Key et al, 2000), ini pekerjaan yang kami percaya adalah yang pertama untuk memperkenalkan metode eksplisit, memeriksa dimensi musiman partisipasi pasar untuk keluarga petani kecil yang mungkin keluar dari pasar karena biaya transaksi positif selama tahun.

Estimasi Strategi

Dalam hal model kita, rumah tangga dengan kemampuan yang lebih baik untuk menutupi semua pengeluaran konsumsi memadai, baik melalui kas yang tersedia atau pinjaman, memiliki pendapatan konsisten di atas ambang batas dan karena itu menghindari pemasaran yang hilang seperti hasil pertanian mereka.
Akhirnya, karena akses ke kredit mungkin endogen, kita perlu alat untuk pengujian hipotesis sebelum inti kami. Kami mengidentifikasi regresi instrumenting untuk akses kredit menggunakan kovariat cenderung mencerminkan biaya pemberi pinjaman 'untuk memperluas kredit untuk rumah tangga yang diberikan dan biaya transaksi lain langkah-langkah yang mungkin terkait dengan akses kredit tetapi tidak dengan partisipasi pasar jagung.

Data

Data, yang dikumpulkan oleh Institut Tegemeo Kebijakan dan Pengembangan Pertanian, berasal dari survei 2005 dari 1.682 rumah tangga di empat kabupaten di seluruh 137 desa di barat Kenya dan melaporkan pada banyak aspek produksi rumah tangga, konsumsi dan perilaku pemasaran, termasuk pembelian dan penjualan bulanan (dan harga yang terkait) selama tahun sebelumnya (yaitu dari Juli 2004 sampai Juni 2005) . 12 Data survei juga berisi informasi tentang pasar komoditas lokal maupun pasar intervensi berbasis sereal seperti bank, pasar inisiatif informasi dan program dirancang untuk meningkatkan kredit pertanian dengan memperluas kredit kepada pengecer input pertanian. Jadi, untuk meningkatkan pengamatan peristiwa langka (misalnya sereal keanggotaan bank), desain survei adalah pilihan-berbasis daripada sampel acak ketat. Oleh karena itu, semua analisis statistik telah tepat dipertimbangkan  ke account untuk desain pengambilan sampel menggunakan teknik yang ditemukan dalam Manski dan Lerman. Kebanyakan petani di sampel terlibat dalam pertanian tadah hujan, pada peternakan tiga hektar atau kurang. Rumah tangga menanam jagung, tanaman pokok, dan baik menjual atau menyimpannya di pertanian sampai baik dikonsumsi atau dijual pada periode antara harvests. 13 fasilitas penyimpanan Khas untuk jagung adalah sampah terbuka terbuat dari kayu atau bambu yang diangkat dari tanah untuk melindungi output dari hama, atau jagung hanya disimpan dalam tas di dalam rumah keluarga. 1977).
Partisipasi Pasar Musiman
Data yang dikumpulkan meringkaskan pola pemasaran bulanan untuk rumah tangga. Namun, untuk membuat estimasi yang lebih mengikuti dan untuk membatasi jumlah pengamatan nol, kita kumpulkan partisipasi rumah tangga pasar menjadi periode, panen tunggal rata-rata dan periode singkat. Wilayah barat Kenya memiliki curah hujan bimodal, dengan musim hujan yang panjang 'yang berjalan dari April sampai Juni (dengan panen hujan yang panjang dimulai pada bulan Juli) dan musim' hujan singkat 'dari Oktober-November (dengan panen dari bulan November sampai Januari). Untuk analisis ini, kami membagi data ke dalam 'masa panen' didefinisikan secara luas (berjalan dari bulan Juli sampai Januari) dan 'ramping periode' dari bulan Februari sampai Juni, meskipun secara teknis mencakup dua musim tumbuh yang berbeda. Kami melakukan ini karena data survei menunjukkan bahwa lebih dari 80% rumah tangga tidak disimpan panen jagung pada saat survei (yang terjadi pada akhir musim hujan pendek) dan bahwa sebagian besar telah habis selama bulan Februari. Dengan demikian, perilaku saham-out kami ingin belajar tidak terjadi dengan frekuensi yang besar dalam periode antara musim hujan panjang dan pendek. Kemudian kami hitung dengan penjualan rata-rata dan jumlah pembelian untuk setiap periode untuk rumah tangga yang berpartisipasi dan digunakan ini rata-rata dalam estimasi partisipasi pasar. Kami juga membagi pendapatan dari pertanian menjadi rata-rata musiman, sehingga estimasi mewakili perilaku rumah tangga rata-rata untuk periode panen dan transaksi ramping.
Akses Kredit Rumah Tangga
Rumah tangga ditanya apakah atau tidak mereka menerima kredit (dalam bentuk tunai atau barang) untuk input pertanian serta setiap kredit yang diperoleh untuk tujuan non-pertanian. Untuk kredit pertanian, data biner, cukup ya atau tidak, sedangkan untuk kredit non-pertanian, rumah tangga ditanya apakah atau tidak mereka diterapkan untuk pinjaman untuk menutup biaya non-pertanian (seperti biaya sekolah atau item lain yang serupa), apakah atau tidak mereka berhasil dalam aplikasi mereka dan berapa banyak mereka terima. Karena fungibility kredit dan sifat biner dari data kredit pertanian, kami menciptakan sebuah variabel dummy tunggal untuk menunjukkan penggunaan kredit yang dilaporkan, baik untuk keperluan pertanian atau non-pertanian. Kami menggunakan menggunakan kredit sebagai proxy untuk mengakses kredit.

Hasil Ekonometrik
Koefisien estimasi pada dua ukuran likuiditas kami , kredit dan akses, memprediksi pendapatan di luar pertanian, yang bersama-sama konsisten dengan hipotesis kami bahwa rumah tangga dengan akses yang cukup untuk likuiditas berhasil menghindari menjual rendah dan membeli tinggi di pasar jagung. Menggunakan kredit dikaitkan dengan mengurangi kemungkinan masuk pasar sebagai penjual pada periode panen dan pendapatan di luar pertanian yang dikaitkan dengan kemungkinan penurunan pembelian pada periode singkat. Selanjutnya, diperkirakan menggunakan kredit secara signifikan dikaitkan dengan kemungkinan peningkatan pembelian musim panen. Kurangnya signifikansi baik untuk mengukur likuiditas pada penjualan periode singkat mungkin karena fakta bahwa rumah tangga sampel adalah pembeli jagung sangat bersih dan dengan demikian penjualan dari apapun yang tidak diharapkan. Berbagai bentuk likuiditas rumah tangga diperkirakan memiliki efek yang sama pada jumlah yang dipasarkan. Rumah tangga yang menggunakan kredit dan dengan lebih besar pendapatan diluar pertanian bertransaksi lebih di pasar daripada mereka yang tidak. Hal ini juga dapat mengambil efek pendapatan dihilangkan. Secara keseluruhan, sementara hasilnya tidak sepenuhnya jelas, bukti jelas mendukung hipotesis bahwa kendala likuiditas rumah tangga penggerak untuk praktik pemasaran jagung 'menjual rendah, beli tinggi' strategi Pedesaan di Kenya.
Kesimpulan
Artikel ini membahas secara empiris teka-teki yang sering diamati 'menjual rendah, membeli tinggi' pada perilaku pemasaran petani pangan, didasarkan pada hipotesis bahwa kendala likuiditas yang mendorong rumah tangga miskin untuk menggunakan pasar komoditas sebagai pengganti pasar keuangan yang terbatas bagi mereka atau tidak ada akses . Meskipun cukup besar, peningkatan musiman diprediksi dalam harga gandum harus menghalangi rumah tangga dari menjual pokok-pokok pada pascapanen harga rendah dan membeli mereka kembali lagi beberapa bulan kemudian, kami menemukan bahwa 18% dari sampel baru-baru ini rumah tangga petani kecil di pedesaan Kenya barat dalam praktek fakta ' jual rendah, beli tinggi 'strategi. Sebagaimana dicatat oleh Park (2006, hal 1088), menyimpan gabah dipertahankan dari panen ke panen biasanya digunakan sebagai pelindung nilai harga untuk memastikan konsumsi yang memadai. Sebaliknya, 'menjual rendah, beli tinggi' perilaku antara panen tampaknya tidak hanya mencerminkan ketidakmampuan untuk pelindung nilai, tetapi kendala likuiditas yang memaksa rumah tangga untuk kuasi-meminjam dengan melikuidasi persediaan gandum fisik dalam mode antar-musiman tidak menguntungkan.
Sumber Referensi :